Backpacker ke Pulau Tidung, Pulau Air, dan Pulau Payung

Wisata ke Pulau Tidung yang terletak di Kepulauan Seribu, unforgettable moment banget buat saya. Berawal dari rencana liburan ke Bandung bersama 10 orang teman, namun mendadak batal dan justru membuat saya nekat mencetuskan liburan ke Pulau Tidung. Maklum, saya cukup gondok karena liburan dengan yang lainnya batal begitu saja.

Saya dan 4 orang lainnya memutuskan untuk tidak ikut paket wisata ke Pulau Tidung yang banyak ditawarkan oleh agen travel. Exploring tentang Tidung juga dimulai kurang lebih 5 hari sebelum keberangkatan. Karena minimnya waktu, kami memutuskan untuk berpergian 2 hari 1 malam; berangkat di Sabtu pagi, pulang di Minggu siang.

DAY 1
Dari rumah saya di daerah Jatiwaringin, Pondok Gede, kami berangkat pukul 06.30 dengan taksi. Hal yang paling menarik ialah, kami sama sekali tidak booking penginapan!! Rasa deg-degan, campur ngayal bakal tidur di masjid pun sudah di benak kami.
Karena takut bingung beli tiket dimana ketika sampai di Muara Angke, akhirnya kami memutuskan memesan tiket kapal Wisata Bahari PP Muara Angke-Pulau Tidung, sehari sebelum keberangkatan. Setelah tiba di Muara Angke, kami langsung menghubungi Aji, sebagai koordinator tiket PP tersebut.

Setelah 3 jam berada terapung di laut lepas, akhirnya pukul 10.15 kapal kami sampai di dermaga selatan Pulau Tidung. Dengan semangatnya, kami langsung keluar untuk melihat pemandangan. Kesan pertama saya ialah, panas!! hahaha.. tapi itu terbayar dengan kerennya pemandangan di pulau Tidung.

Merasa seperti orang blo’on, kami berdiam diri sebentar,clingak-clinguk untuk mencari guest house yang tepat sesuai budget kami. Awalnya kami takut banyak calo-calo ngga jelas, dan berharap mendapat fasilitas AC. Namun sepertinya, Pulau Tidung masih agak jauh dari komersialisasi. Akhirnya, saya menghubungi Bu Barkah, yang nomornya saya temui dari searching di google. Setelah bertemu beliau, kami berjalan menuju barat Pulau, dan mendapatkan rumah yang cukup asri.

Ngga sabar ingin jalan-jalan, kami ke rumah Pak Asep dan Bu Wardi untuk menyewa sepeda. ternyata pak Asep menyediakan snorkeling, sepeda, guest house, catering, dan masih banyak lagi. Kami pun juga menyewa kapal untuk pergi ke pulau-pulau disekitar Tidung, untuk snorkeling jam 07.00 hari Minggu.

Hari sabtu kami habiskan untuk foto-foto di Pulau Tidung Besar, trekking dan jalan-jalan ke Pulau Tidung Kecil. Malamnya, karena kelaperan, kami berharap bisa barbeque-an disana. Tapi ternyata Sabtu malam itu Tidung diguyur hujan. Jadi kami nge-bakso di rumah Bu Barkah.

DAY 2
Dengan semangat 45′ kami berangkat untuk snorkeling! Yeeeaaaayyy!!!!

Rute kali ini ialah Pulau Payung, dan Pulau Air. Intinya setengah hari kami habiskan untuk snorkeling, karena jam 13.30 kami harus tiba di dermaga untuk kembali ke Jakarta.
Ada pengalaman kurang menyenangkan memakai jasa wisata bahari. Kami berlima ditinggal oleh kapal tersebut padahal jam13.10 sudah sampai di dermaga!! Mungkin kekurangannya ialah, ngga ada kroscek lagi oleh si koordinator, sehingga ia tidak memperhatikan rombongannya sudah ikut atau belum. Untung kami ngga jadi rugi karena ia mau mengganti tiket pulang tersebut.
Dan kami pun memakai kapal reguler yang ternyata, oh ternyata lebih besar. hehehe..

INFO PENTING BACKPACKER KE PULAU TIDUNG:
– jangan takut ngga dapet kapal penyebrangan, karena ada sekitar 8 kapal menuju pulau tidung setiap harinya. Kapal di Muara Angke lebih disarankan, berangkat pukul 07.00, dan kembali dari Tidung ke Muara Angke pukul 13.30
– kalo mau snorkeling, makan catering, sewa kapal, guest house,sewa sepeda, bisa menghubungi Pak Asep 085693565464.
wajib ke Pulau Air!! kalo perlu minta dideketin sampai dermaganya (sayang banget pulau ini sudah dibeli orang asing).
– jangan naik taksi dari muara angke, mending naek angkot sampai tempat terdekat.
– info harga:

  1. kapal wisata bahari PP Rp. 65.000,-/org
  2. kapal reguler Tidung Muara Angke Rp.33.000/sekali jalan
  3. penginapan 1 rumah Rp 300.000/hari
  4. sepeda Rp.17.000 (1 hari)
  5. alat snorkeling Rp. 35.000 (fullset dengan kaki katak)
  6. sewa kapal + snorkeling guide Rp.400.000 (sistemnya tawar menawar dengan si pemilik kapal, kapasitas s.d 15 orang)

total kasar maksimal 350.000 lah, karena hitungannya kan saya cuma berlima. semakin banyak tentu semakin murah. Kalo ada alternatif contact person lainnya, pasti akan saya cantumkan. atau message ke facebook saya saja. (cheezy_nandee@yahoo.com)

selamat ber-Tidung!!!!

Iklan

Satu pemikiran pada “Backpacker ke Pulau Tidung, Pulau Air, dan Pulau Payung

Hi! thank for read my blog & don't forget to leave comments :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s